Minggu, 29 Desember 2013

Nyunyu.com bikin Nyutnyut-an


Nyunyu, 6 huruf 1 kata yang langsung membuat darah menjadi nyutnyutan. Tahu sosial media yang  ini dong? Yap! Nyunyu.com adalah salah satu sosial media yang tidak kalah keren dari sosial media yang lainnya. Pertama kali gue lihat website ini, gue langsung jatuh cinta sama tulisan-tulisannya! Asli, ini keren banget. Website ini resmi di luncurkan pada Februari 2012, gue sebenarnya sudah tahu Nyunyu.com ini sejak bulan Maret/April 2012, dan gue juga sudah bergabung di nyunyu kalau tidak salah ya sekitaran bulan Maret/April. Dan beberapa bulan kemudian gue stop mengunjungi website keren ini, karena internet terbatas di pegunungan. Akhirnya, gue lupa username dan passwordnya. Website nyunyu yang sekarang ini makin kece dibandingkan yang dulu. Bahkan sekarang gue jadi agak bingung saat lihat website ini. Slogannya nyunyu yang dulunya ‘Yang Muda Yang Berjaya’ sekarang sudah ganti menjadi ‘Yang Penting Nggak Penting’ .


Halam depan nyunyu yang keren banget!


 

Gue sering baca-baca di MainArticle dan gue bacanya sambil senyum-senyum atau bahkan ketawa-ketawa sendiri. Article yang ditulis di nyunyu berisi sebuah kebenaran yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya, ya… seperti slogannya nyunyu Yang Penting Nggak Penting. Pokoknya di Main Article ini semuanya dikemas khusus untuk Anak-Anak Muda yang butuh hiburan, dijamin kalau kalian baca-baca di Main Article kalian akan ketawa-ketawa nggak jelas, dan Kalian juga bisa mengirimkan Article yang kalian bikin sendiri. Asik kan! Bisa berbagi informasi dengan teman-teman yang lainnya. Di Main Article ini, Tapiii... tulisan kalian harus diseleksi sama orang-orang yang terlibat di nyunyu , ada juga yang namanya Pemadam Kelaparan, disitu kalian bisa berbagi informasi tentang tempat makan yang sesuai untuk kantong pelajar dan mahasiswa, yang terpenting sih tempat makan yang enak.
Halaman #MainArticle yang siap membuat hari kalian menyenangkan!

Nyunyu juga bikin kolom khusus buat kalian yang masih menyandang status ‘mblo’ dan tentunya kolom ini khusus untuk kalian yang ingin mencari pasangan hidup sementara, Masih Single itulah nama kolom yang bikin para mblo tergiur, Hahaha! Pasti kalian-kalian yang masih ‘mblo’ alias jomblo langsung terbang ke kolom tersebut mendarat dengan mulus ketika menemukan seseorang yang ‘pas’. Kalau kalian punya kriteria tersendiri, atau kalian ingin calon pasangan kalian yang seumuran kalian bisa nge-search sesuai keinginan kalian.

Ada lagi nih, PojokGalau. Nah, disitu ada dua kolom lagi. Ada TTM; Tanya Tante Mer dan Solushit. Kolom TTM ini, kalian bisa bertanya seputar dunia ‘dewasa’ sama Tante Mer. Kalau di Solushit kalian bisa mencurahkan isi hati, dan kalian bisa minta solusi sama member-member di nyunyu bahkan kalian bisa di kasih solusi sama Alitt, tahu Alitt kan? Nggak tahu? Search di google gih.
 #Solushit dan #TTM yang tidak kalah seru!
#Kosanyu yang Unyu siap membuat kalian terpingkal-pingkal!

Kolom yang satu ini juga tidak kalah asik dari kolom-kolom yang lainnya, Kosanyu namanya. Disini, tempatnya komik-komik dengan ilustrasi yang keren banget dan alur cerita yang absurd! Ada juga, Nyutube. Nah disini, nyunyu ngeshare ke kalian semua video-video yang bikin perut melilit gara-gara liat itu… yang kalau boncengan bertiga di motor itu… eng.. apa namanya? Ergh, lupa. Eh, bukan deh bukan itu, maksudnya gara-gara nonton video yang di upload sama nyunyu buat kalian. Ada juga, Nyubrol itu seperti wawancara sama orang-orang yang dipilih sama Nyunyu, dan tentunya yang di wawancarain itu bukan sembarangan orang. Ada juga nih, Events dan Rekomendasi.

Kalian juga bisa update status layaknya sosmed-sosmed lainnya, dan juga bisa chatting dengan para member-member nyunyu lainnya tanpa harus berteman terlebih dahulu. Pokoknya website ini asik deh!  Dan maaaaasih, banyak lagi yang bisa kalian kunjungi di nyunyu.com
 Nyunyu.com keren!
Akun lama gue yang tidak bisa dibuka.-. *ini curhat

Udah deh, mendingan sekarang langsung aja buka website ter-SERU ini! Kalau belum daftar, kalian bisa daftar. Ada tempatnya kok, dan daftarnya juga tidak bikin pusing kayak sosmed lainnya. Gue juga udah daftar lagi dooong, hahaha! Yuk ah, merapat di Nyunyu, kwuk kwuk kwuk!!

 

Rabu, 18 Desember 2013

Reshuffle 2014


Tahun 2014 sebentar lagi, pasti kebanyakan dari kalian sedang memikirkan untuk perayaan malam tahun baru. Kalau gue tidak, gue sibuk memikirkan rencana apa saja yang akan gue jalani di tahun 2014 ini. Banyak banget rencana di tahun 2013 yang tidak tercapai. Salah satunya menerbitkan sebuah buku, itu bukanlah hal yang mudah. Tahun ini sebenarnya gue sudah menyelesaikan satu naskah novel, tetapi naskah itu nggak keterima di salah satu lomba. Dan gue nggak mencoba mengirimi naskah itu ke penerbit lain, karena gue ngerasa naskah itu belum maksimal.

Skip

Ini beberapa keinginan yang ingin tercapai di tahun 2013 tetapi belum kesampaian, hingga detik ini.

1.       Menerbitkan Buku

2.       Pergi ke Kampung Inggris, Pare.

3.       Ganti notebook

 

1.       Menerbitkan buku bukanlah keinginan dari tahun 2013, tetapi dari tahun 2006.-. Itu sudah 7 tahun berlalu, oh tidak! 3 hal kenapa gue belum bisa menerbitkan buku,

Alur Cerita

Ini masalah yang selalu menghampiri gue. Kalau membuat novel, pasti alur cerita berbelit-belit nggak jelas. Saat menulisnya sih ngerasa tulisan itu paling ‘oke’ tetapi setelah dibaca ulang… menurut gue itu tulisan paling ‘buruk’

Kebanyakan Dialog

Nah, ini juga. Dari dulu sampai sekarang, kalau menulis cerpen/novel fiksi selalu saja kebanyakan dialog. Apa gue lebih cocok jadi penulis skenario? Entahlah

Tidak Konsisten

Sebenarnya kalau mau mulai menulis dengan tulisan yang panjang, gue selalu bikin tulisan kapan deadlinenya. Tetapi deadline itu hanya hiasan, tidak pernah menjadi ‘beneran’ deadline. Gue selalu menyepelekan waktu, selalu aja bilang ‘Masih lama, 1 bulan lagi’ ! Sekarang gue udah sadar, kalau gue terus mengucapkan kata-kata itu gue tidak akan pernah sukses. Dan sekarang gue sudah mulai belajar nepatin deadline itu.

2.       Pergi ke Kampung Inggris,

Kalian tahu tempat ini kan? Gue pengen banget kesana, selain bisa nambah teman dan pengalaman. Gue juga jadi bisa lancar berbahasa Inggris. Awalnya gue ditawarin kesana pada bulan Maret, 2013. Tetapi gue nggak mau, alasannya karena gue lagi ikut lomba nulis. Jujur aja, waktu itu gue masih takut dikirim jauh ke Pare, Kediri. Hingga akhirnya pada bulan awal September, 2013. Gue ditawarin lagi buat mencari ilmu disana.

Ah, setelah difikir-fikir tidak ada salahnya kalau gue menolah tawaran itu. Akhirnya gue memutuskan ‘Mau’ pergi kesana. Oke, katanya gue akan berangkat pada tanggal 25 September. Gue seneng banget, mulai hari itu gue langsung mempersiapkan diri dengan sering mendengarkan percakapan orang dengan memakai bahasa Inggris. Gue cuma ngerti sedikit-sedikit doang, lumayan lah biar nggak gagu pas sampai disana.

Ternyata oh ternyata, tanggal 25 September gue tidak jadi berangkat. Karena urusan money, iya, berangkat kesana tidak cukup 200-300 ribu, minimal 1 Jt lebih. Itu belum termasuk ongkos dan lain-lain, diundur sampai bulan depan. Karena periode masuk disana itu ada tanggal 10 dan 25, gue berencana berangkat tanggal 10 Oktober, 2013. Tetapi, ortu bilang. ‘Mepet sama Idul Adha, nanti periode selanjutnya’ Tuing! Nggak jadi lagi gara-gara mepet sama hari raya Idul Adha, oke, periode selanjutnya.

Tanpa disangka dan di duga, sebelum tanggal 25 Oktober, 2013. Keluarga gue pindah rumah, otomatis uang yang (katanya) buat masukin gue ke Kampung Inggris kepakai buat pindah rumah, gedebukgunjreng! Kemarin, ortu bilang kalau kesananya pas liburan aja. Tapi gue nggak mau, temen-temen kecil gue semuanya pada liburan. Gue mau main, hahaha!

3.       Ganti Notebook,

Sebenarnya notebook/laptop gue ini masih bagus. Baru 2 tahun yang lalu, tetapi gara-gara sambungan (pengait?) ke layarnya patah sama adik gue jadinya layarnya si merah ‘epek-epek’ goyang-goyang terus, padahal nggak dikasih lagu.-. Pengen rasanya ganti sama MacBook atau notebook yang Vaio. Naksir banget sama notebook Vaio dari tahun 2007, tapi belum pernah kesampaian beli itu. Harganya itu loh, gue pernah liat yang besar 20 Jeti. Sampai sekarang gue masih kepengen beli notebook Vaio yang warna biru, uuuh.

Itu beberapa keinginan gue yang belum tercapai di tahun ini, dan gue bertekad itu semua tercapai di tahun 2014 nanti, tentunya tahun depan bukan hanya itu yang ingin gue capai. Masih banyaaaaaaak lagi yang ingin gue capai. Amiin!

---

Semoga saja di tahun 2014, dimudahkan segala urusan dan keinginan gue. Amiin ya Allah!!

Pengen Jadi Penulis Skenario


Keinginan ini yang lagi mengoyak hati dan fikiran gue, beberapa bulan terakhir ini gue kefikiran untuk belajar menulis skenario.

Kenapa mau belajar nulis skenario?

Gue mau memperbaiki cerita-cerita FTV-FTV, Sinetron dan Film yang udah acak-acakan banget, contohnya gue pernah nonton salah satu film, ini filmnya terkenal banget di Indonesia. Cerita film ini adaptasi dari novel salah satu penulis terkenal di Indonesia. Tidak usah disebut judul filmnya apa, singkat cerita, si perempuan ini kalau salaman sama lelaki yang masih seumuran dengannya tidak bersentuhan, tetapi dengan lelaki yang sudah menikah saat bersalaman bersentuhan. Nah, maksudnya itu apa? Kan sama aja tetap bukan mukhrim? Mau lelaki itu sudah menikah atau belum, ngerti nggak apa yang gue tulis? Nggak? Yaudah, skip aja.

Ya intinya sih, kalau ada kesempatan buat belajar bikin skenario gue mau banget. Dulu gue pernah ikut acara homeschooling, itu acara kepenulisan gitu dan yang ngisi acaranya kalau nggak salah penulis skenario, eh, nggak tahu juga deh lupa gue.


Itu skenario yang pernah gue bikin.

Gue kepikiran buat belajar nulis skenario itu gara-gara kalau gue nulis, selalu kebanyakan dialog. Ini sih tulisan tahun 2009, sekarang udah lebih lumayan dariapa yang ini. Hahaha..!

FTV(Film TV)

Gue pengen banget ngerubah alur cerita sesuai keinginan gue dan ujunya nggak happy ending. Pasti udah nggak asing lagi untuk kalian yang suka nonton FTV, alur ceritanya begini;

1.       Tidak kenal- Kenal- Musuhan-Jadian-Nggak direstuin-Jadian lagi

2.       Tidak kenal- Kenal- Musuhan- Jadian- Difitnah mantan- Musuhan- Jadian lagi

3.       Kenal- Teman dekat- Yang satunya suka, yang satunya lagi nggak- Diem yang nggak suka jadi suka- Jadian

Ah, pasti kalian sudah familiar dengan alur cerita seperti itu. Gue pengen bikin alur cerita yang akhirnya itu nggak bahagia, hahaha! Sudah bosan melihat semua cerita berakhir dengan bahagia.-. Menurut gue, FTV-FTV sekarang itu ujungnya sudah gampang di tebak. Baru satu kali iklan, pasti sudah bisa menyimpulkan nantinya si ini dengan si itu.

Sinetron

Sinetron biasanya itu seri kan ya? Heran nggak sih kalian ketika ada sinetron yang beratus-ratus episode? Kalau gue bingung banget. Apa nggak bosen nontonnya sampai beratus-ratus episode? Semuanya diceritakan, kalau kehidupan pemeran utama sih wajar-wajar aja namanya juga pemeran utama. Ini kehidupan pembantunya saja diceritakan, bagus juga sih jadi si pembantunya nggak hanya selewatan doang tampilnya. Tapi kalau menurut gue, tidak usah sampai detail di ceritakannya. Nggak nyambung sama judul!

Gue yakin pasti sinetron di Indonesia ini kalah jauh sama drama Korea. Coba kita lihat drama Korea, kenapa drama Korea bisa lebih terkenal dari pada sinetron Indonesia? Masalahnya Cuma, episode dan alur cerita. Gue pengen merubah dunia perskenarioan, gue pengen bikin sinetron di Indonesia itu jadi ada nilai edukasinya. Tidak Cuma menampilkan acara hiburan saja.

Sekarang lagi banyak sinetron-sinetron Indonesia yang mengangkat cerita jaman dahulu, sebenarnya itu bagus buat anak-anak jaman sekarang yang sudah lupa akan dongeng-dongeng jaman dulu. Tetapi… yang membuat sinetron itu nggak menarik, selain alur cerita, gayanya terlalu ‘aneh’ menurut gue. *keluar topic pembicaraan *abaikan

Coba lihat, kalau drama Korea kita bisa mendownloadnya sesuka hati. Kalau sinetron Indonesia? Duh, mau di download gimana, episodenya saja ratusan begitu.-. Jujur aja, gue lebih suka nonton drama Korea dibandingkan sinetron Indonesia.

Semoga gue bisa merubah dunia perskenarioan, amiin! Haha :D

Film

Film? Engg… Gue kurang memerhatikan alur cerita film-film Indonesia, hahaha. Lumayan banyak sih film-film Indonesia yang gue suka alur ceritanya. Tapi masih tetap kalah sama film-film luar, kalau di film luar ada ledakan. Ledakannya asli bukan editan gambar api-api doang, tahu kan maksudnya apa?

Yaaap! Cukup sampai disini, hahaha. Udah kunang-kunang mata gue, mau lanjut tidur lagi. Intinya sih, gue pengen belajar nulis skenario dan merubah dunia perskenarioan di Indonesia! Yeaah! Amiin! Sampai jumpa di postingan gue selanjutnyaaaaaa J

Selasa, 03 Desember 2013

Ayah, Bundaaaa!


(Draft tadi malam) PLN itu kadang-kadang bikin gondok juga ya, jam 00.00 listrik mati. Padahal ini jam paling oke banget buat nulis. Entah kenapa tiba-tiba aja gue kepikiran buat nulis ini, Sudah lama gue ingin menulis tentang ini, jujur, gue benar-benar kasihan sama mereka.

Gue benar-benar kasihan melihat anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar sudah tahu apa itu pacaran dan bahkah sudah berpacaran. Duuh, miris banget, padahal sudah jelas sekolah saja masih di dasar, tetapi sudah berani pacaran. Dulu, saat gue masih umur-umur SD jarang sekali mendengar anak SD pacaran. Palingan, hanya sekedar meledek si ini dengan si itu. Hararusnya, masa-masa kecil itu dihiasi dengan nikmatnya bermain tanpa batas, bukannya pacaran.

Pastilah, kalian sudah sering melihat di media sosial anak-anak yang masih ‘kecil’ sudah memanggil pacarnya dengan sebutan ‘Ayah, Bunda’, gregetan deh gue kalau ada yang pacaran manggil dengan sebutan seperti itu, bukan-nya gue iri karena belum pernah pacaran, lagipula, menurut gue pacaran itu tidak ada sisi positifnya, setuju? 

Kenapa anak kecil jaman sekarang, sudah berani pacaran? Hanya satu jawaban-nya, ‘Perubahan Zaman’ . Percaya atau ngga, memang zaman lah yang sudah merubah anak-anak kecil sekarang. Ini contoh yang sudah benar-benar mencolok, banyak lagu-lagu cinta yang dinyanyikan oleh anak-anak yang umurnya masih SD/SMP, ngga perlu gue sebutin, kalian pasti sudah tahu siapa saja penyayi-penyayi tersebut. Satu lagi, sinetron yang dimainkan oleh anak-anak yang masih berumur SD/SMP dengan latar cerita, cinta-cinta-an. Secara tidak langsung, mereka semua ‘mengajak’ anak-anak kecil sekarang untuk melakukan apa yang ada di TV. Tetapi, kembali lagi kepada diri sendiri, kalau memang kita tidak dapat terpengaruh, semua itu tidak akan dilakukannya walaupun dia sudah menoton atau mendengarkannya berulang-ulang. Tapi…. Anak zaman sekarang tingkat ‘penasaran’nya tinggi, jadilah mereka mencoba-coba apa yang mereka ingin tahu dan rasakan. 

Lagipula, dalam agama gue, pacaran itu tidak dianjurkan. Karena memang banyak sisi negatifnya, apalagi kalau yang pacarannya masih dibawah umur. Pacaran itu membuat anak kecil menjadi dewasa sebelum waktunya, banyak berita-berita bahwa anak-anak kecil melakukan hal-hal yang seharusnya belum boleh dilakukan.
---
Mungkin, hanya itu yang bisa gue tulis hasil dari pemikiran gue selama setengah jam ini, hehe :DMasih banyak sebenarnya yang ingin gue tulis, tetapi waktu harus memisahkan gue waktu(?). Oke, berjumpa lagi di postingan selanjutnya yah!
---

Kegagalan Awal Dari Keberhasilan!


Kegagalanawal dari keberhasilan! Gue percaya banget sama kata-kata itu, orang-orang sukses itu pasti pernah mengalami kegagalan. Gue baru pertama kali ngalamin sebuah kegagalan beberapa bulan yang lalu, rasanya itu lebih nyesek dari pada dicuekin gebetan.-. Jadi giniceritanya…

Beberapa bulan yang lalu salah satu penerbit di Indonesia, Bukune. Ada lomba novel romance gitu, semangat gue langsung membara. Dan seketika otak guelangsung encer banget, ide-ide bermunculan begitu saja. Berhubung gue tiap hari dirumah, gue bisa ngetik tiap waktu. Tiap hari gue bisa ngetik 3-4 halaman, lumayan pegel juga mikirnya. Saat masih proses ngetik, otak gue nggak pernah berhenti mikir gimana kelanjutan ceritanya. Akhirnya setelah satu bulan penuh naskah gue selesai,  rasanya itu seneng banget lebih seneng daripada diajak ngobrol sama gebetan.-.

Jujur aja, ini pertama kalinya gue berhasil menyelesaikan naskah novel. Sebelumnya gue juga sering  ngetik dengan tujuan bikin novel, tapi nggak pernah selesai selalu aja berhenti ditengah jalan. Setelah  selesai, gue baca-baca lagi tulisan itu. Setelah mantap gue langsung ngasih naskah ke bokap buat di print terus dikirim ke penerbit. Kalau nggak salah naskah itu selesainya 1 minggu sebelum deadline. Eh,  tiba-tiba aja bokap sms, deadline lombanya diperpanjang . 

Akhirnya naskahnya nggak jadi dikirim, mau di edit-edit lagi biar makin kece. Jadi, 1 bulan buat ngetik  1  bulan lagi buat ngedit, pas naskah udah bener-bener dikirim rasanyaitu deg-deg-an banget. Deg-deg-annya itu lebih deg-deg-an dari pada ketemu sama gebetan. Tiap hari gue berdo’a biar naskah gue keterima,  tapi ternyata do’a juga belum cukup. Setelah satu bulan kemudian pas haridimana hari pengumuman,  dari pagi gue udah bolak-balik ngecek wesitenya bukune, cek timeline twitter dan facebooknya bukune tapi belum ada satupun nama yang muncul. Hingga akhirnya, terakhir jam 3 sore gue buka masih belum ada juga. Dan gue berfikir, Ah, palingan pengumumannya di perpanjang. Gue langsung nutup laptop, abis itu kabur ngabuburit .

Menjelang maghrib gue dapet sms dari bokap, katanya naskah gue belum keterima pesertanya pun sekitar 1000-an orang. Ah, rasanya itu gue pengen nangis, marah tapi sama siapaaaaaa? Akhirnya gue curhat sama twitter,  malam itu gue langsung ngetwit galau nyindir tentang kekalahan. Asli, malam itu gue nggak bisa tidur dengan tenang. Tapi gue positif thinking aja, bahwa naskah gue nggak keterima bukan karena tulisan gue jelek tapi emang tulisan gue aja yang kebaca, kebayangkan 1000 naskah yang masuk? Bisa aja naskah gue nyempil terus akhirnya nggak kebaca, :p

Kenapa nggak dikirim ke penerbit lain?

Ah, gue ngerasa tulisan gue juga masih belum bagus. Alur cerita yang masih ribet dan nggak nyambung.
---
Banyak yang bisa gue dapatkan setelah kekalahan gue ini, salah satunya gue jadi lebih bersemangat untuk mengahasilkan sebuah karya yang benar-benar‘wah’ .Gue ngerasa kekalahan gue ini adalah pecutan buat gue agar bisa lebih lebih lebih segalanya.

Rabu, 20 November 2013

Stop Motion


Stop Motion
Pernah dengar kata-kata ‘Stop Motion’ ? Atau sudah pernah menonton dan membuat film pendek dari stop motion? Oke, gue akan bercerita tentang pengalaman pertama gue membuat film pendek dari stop motion.
---
Berawal dari gue mengikuti acara Student Multimedia Workshop di Pasar Minggu, akhirnya gue bisa tahu apa itu stop motion.
Kalau ada yang belum tahu apa itu stop motion, kalian bisa search di google atau youtube
Setelah dibagi perkelompok, gue dan kelompok gue mulai membagi tugas. Berhubung gue tidak bisa menggambar dengan baik, akhirnya tugas menggambar gue serahkan kepada Muthia dan Salma. Dan gue kebagian di proses editing. Awalnya, gue, Salma dan Muthia berdiskusi terlebih dahulu tentang tema apa yang akan di buat. Dan, gue ngasih saran untuk tema tersebut adalah, ‘Go Green’ yaitu tentang seorang anak kecil yang sedang minum dengan botol plastik, lalu botol itu dibuang sembarangan dan dia tertidur di salah satu kursi, lalu ia bermimpi bahwa botol plastik yang dibuangnya tadi menjadi monster, akhirnya ketika terbangun ia kembali mengambil botol tersebut lalu dibuang ketempat sampah.
Dan, saran gue langsung diterima. Setelah itu Muthia dan Salma mulai menggambar, sedangkan gue mencari sound effect yang cocok.
---
Setelah beberapa jam, Muthia dan Salma selesai menggambar. Setelah selesai menggambar, Gue, Muthia dan Salma langsung masuk ke sesi foto. Yap, foto. Oke, gue kasih sedikit penjelasan dulu.
“Gerak henti (bahasa Inggris: stop motion atau stop frame) adalah sebuah teknik animasi untuk membuat objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak dengan sendirinya. Objek tersebut digerakan sedikit demi sedikit di setiap frame yang akan difoto, menciptakan ilusi pergerakan saat serangkaian frame tersebut dimainkan secara berurutan berkelanjutan. Boneka dengan sendi yang dapat digerakan atau figur tanah liat sering digunakan dalam gerak henti karena alasan kemudahan meletakkannya kembali. Animasi gerak henti yang menggunakan tanah liat disebut animasi tanah liat atau clay mation” (Wikipedia)

Nah, jadi kita harus foto satu per satu kertas yang sudah digambar, lalu semua gambar di edit agar bisa menjadi sebuah film pendek, dan gue ngedit itu pakai windows movie maker. Yaaa, walaupun hasilnya masih kaku, tetapi kita senang banget. Sebelumnya, gue juga sudah pernah menulis tentang stop motion ini disini

Sesi foto ini juga memakan waktu yang tidak sebentar, karena saat mengambil gambar harus tidak ada pergerakan sedikitpun, intinya harus sama rata.  Setelah foto-foto selesai, mulai deh gue copy dari memory card ke laptop. Dan ternyata hasilnyaaaaaaaaa…. Terlihat ada beberapa noda dan jari tangan yang ikut terfoto, alhasil, gue, Muthia dan Salma harus terlebih dahulu ngedit di photoshop untuk menghilangkan noda dan jari yang ikut terfoto. 

Ngeditnya lumayan bikin leher dan jari pegel.-. Setelah gambar-gambarnya selesai di edit, langsung dilanjut ke proses dimana gambar-gambar tersebut di satukan, dan disinilah gue beraksi :D Gue mulai menyusun gambar-gambar seusuai urutannya dan jug ague tidak lupa memberikan sound effect. Kurang dari satu jam gue sudah selesai menyatukan semua gambar, tetapi tiba-tiba….. NOT RESPONDING ! DEG! Rasanya jantung hampir mau berhenti pas tahu ternyata hasil pertama gue yang sudah berhasil tidak ter-save. Terpaksa Gue harus ngulang semuanya, oke, ini sudah selesai, tiba-tiba tanpa di duga kembali lagi kata-kata not responding hadir dilayar laptop gue.
Terpaksa gue mengulang lagi, hingga 4 kali! Syukurlah, saat pembuatan yang ke 5 gue berhasil!! Yeah! 

Walaupun hasilnya ngga sebagus yang pertama *karena penempatan suara yang kurang ‘pas’, hasilnya bisa dilihat disini. Hasinya film ini benar-benar pendek, hanya berdurasi 1 menit. Tetapi untuk membuatnya, satu hari penuh! Gue tidak menyesal ikut acara SMW ini, karena gue bisa mendapatkan apa yang selama ini gue belum pernah tahu :D
Hasilnya, bisa dilihat disini . Oke, sampai disini dulu. Sampai berjumpa lagi di post selanjutnyaaa :)
Copyright © 2014 Ailsaafh's Blog