Minggu, 16 Februari 2014

Masa Yang Tidak Akan Tergantikan Bag.2

Sesuai janji gue beberapa hari lalu di postingan Masa Yang Tidak Akan Tergantikan Bag.1 , bahwa gue akan kembali menceritakan kepada kalian semua tentang masa-masa yang tidak pernah gue lupakan bersama sahabat-sahabat yang sudah mewarnai hari-hari gue di masa itu.

Di postingan sebelumnya, gue bercerita tentang kenakalan kita (gue dan BFF). Yang belum baca postingannya, bisa di baca disini. Nah, sekarang gue ingin menunjukan kepada kalian semua bahwa gue dan teman-teman tidak selalu nakal. Ya, intinya kita masih bisa disebut anak baik-baik, hahaha :p
Cerita ini agak membosankan, kalau tidak mau melanjutkan, silahkan close tab terlebih dahulu. Kalau penasaran, yaa.. sok diterusin aja :p
FYI : BFF itu nama genk kita beberapa tahun yang lalu, sampai sekarang sih masih. Cuma karena kita sekarang sudah pada pecah belah jadinya kita jarang berkumpul. Pecah belah yang di maksudkan disini itu adalah, kita semua berpencar. Gue yang masih dirumah, Nisa dan Puja yang mondok a.k.a pesantren, Ima yang SMAnya pindah ke Tasik, Ayu yang masih nungguin di pekain sama yang lagi sibuk di dunianya sendiri, ngegebet sana-sini. Udahlah, nggak udah dibahas. Pukpuk ya Yu. Ayu nggak kemana-mana, dia sekolah di salah satu SMA di daerah Cibubur. Jadi masih dirumah, yaa.. sekarang tinggal gue sama Ayu yang masih ngendok di Mutiara.
Oke, gue akan mulai bercerita. Mulai dari berbagai kegiatan yang pernah kita buat sendiri, salah satunya itu lomba mewarnai dan lomba menggambar. Terus, kita juga suka ikutan acara-acara yang di adakan di masjid. Masih banyaaaak lagi, dan akan gue ceritakan yang masih ingat.
---
Satu yang tidak akan pernah gue lupakan adalah saat mengadakan acara lomba menggambar dan lomba mewarnai. Kalian tahu? Saat itu usia gue kurang lebih 9 atau 10 tahun. Dibantu dengan anak-anak BFF, kita bisa mengadakan acara tersebut.

Entah siapa yang pertama kali mempunyai ide membuat acara seperti itu. Sepertinya sih gue, ah, nggak tahu juga deh. Gue lupa. Yang jelas, waktu itu gue izin sama orangtua buat mengadakan acara tersebut dirumah. Kebetulan, rumah gue dulu dibuka untuk umum karena ada perpustakaan kecilnya. Pertama-tama, gue membuat selembaran untuk dibagikan ke anak-anak kecil, lomba mewarnai itu hanya dipungut biaya 1000 rupiah. Uang yang diminta itu, nantinya akan dibelikan untuk hadiah yang menang.
Disitu kita tidak mengambil uang sepeserpun, karena semua uang itu kami belikan hadiah. Sebenarnya mereka bayar itu buat patungan beli hadiah, hahaha. Malah pernah waktu itu, untuk isi hadiahnya mengambil penghapus dan beberapa pinsil dari Ima, jelasnya, kita minta hadiah ke Ima. Sampai Ibunya melototin kita karena minta hadiahnya kebanyakan, huahaha.
Setelah membagikan selembaran, satu per satu anak-anak mulai bertadangan dengan membawa uang 1000 rupiah untuk pendaftaran. Lalu, gue mencari gambar-gambar kartun yang polos di google. Ngeprint sendiri, makan sendiri, mandi sendiri, tidur sendiri, halah..
Tidak membutuhkan waktu lama untuk mepersiapkan itu semua. Keesokan harinya, beberapa jam sebelum lomba dimulai. Kami ber lima keliling warung denga sepedanya masing-masing mencari hadiah. Yaaaa, hadiahnya nggak jauh dari jajanan warung sama alat tulis. Setelah mencari isi hadiah selesai, kita semua langsung menuju rumah gue dan menunggu peserta yang berdatangan. Dan.. acara itu pernah gue adakan beberapa kali, selalu berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
Eh, tidak hanya lomba mewarnai. Pernah juga lomba menggambar, dan disitu gue mengundang salah satu tetangga gue yang jago banget menggambar Manga, namanya, kak Makini. Gue mengundang dia sebagai juri dan juga berbagi sedikit tentang ilmu menggambar yang dia punya.
---
Selain mengadakan acara seperti itu. Kita juga suka berpartisipasi dalam acara di masjid-masjid. Maklum, kita kan anak masjid :p Pernah kita nyanyi nasyid, judul nasyidnya, Bingkai Kehidupan.
Pernah juga kita berpartisipasi dalam acara BarBeQue yang diadakan oleh DKM Al-Muhajirin, dan hasil penjualannya untuk masjid. Ini bukan Barbeque bakar-bakar daging. Tetapi, BarBeque itu adalah, Barang Bekas ber-Quealitas. Rada alay memang, wakaka. Tapi kreatif lah. Jadi disitu, kita mengumpulkan barang bekas yang masih layak pakai. Mulai dari pakaian, sepatu, mainan, alat musik, alat elektronik. Dan semua barang bekas itu di jual lagi dengan harga yang murah banget. Bahkan waktu itu ada sepasang sepatu yang harganya kisaran 5-10 ribu. Dan sepatunya masih lumayan bagus. Bukan hanya kita saja, di atas kita masih ada bapak-bapak dari DKM yang tidak lain adalah orangtua dari kami semua, hahaha :D
Pernah juga, gue sama Ima mengisi acara di masjid, menampilkan boneka tangan tentang seekor ulat TPA. Gue belum lama ini menemukan rekaman suara itu. Iya, jadi kita lyp sync gitu. Malam sebelum tampil, gue sebagai Ula, Ima sebagai Uli dan Kalam sebagai narator rekaman dirumah gue, dengan dibantu oleh Abi. Dan rekaman itu masih ada, hahaha. Tadinya gue mau masukin disini, tapi kayaknya nggak bisa masukin audio ya?
---
Mungkin hanya ini saja yang bisa gue share ke kalian semua.  Karena yang gue ingat hanya segini. Kalau nanti gue ingat lagi, pasti akan gue tumpahkan disini. Semua yang pernah gue alami bersama mereka tidak akan pernah terlupakan, karena menurut gue, ini kisah yang seru. Masih banyak kisah seru kita, tapi, nanti semua udah ada jadwal postingnya. Haha, sampai jumpa di postingan selanjutnya!!
Lagi Barbeque ->
 
Lagi ngisi acara masjid, nyanyi nasyid ->
Lomba Menggambar w/ kak Makini ->

Kamis, 13 Februari 2014

Masa Yang Tidak Akan Tergantikan Bag.1

Siapa sih yang tidak pernah membuat onar dimasa kecil bersama dengan teman-teman? Bohong kalau kalian bilang ‘tidak’. Pagi ini gue ingin sedikit flashback tentang kenakalan gue dan teman-teman yang masih teringat jelas di dalam otak, ah bukan teman, sahabat. Sebenarnya nggak nakal-nakal banget sih, tapi ini nggak bisa kalau nggak disebut nakal. Hih, labil.

Sebelumnya, cerita ini panjang dan agak membosankan. Sebelum terlambat, close tab aja. Kalau masih penasaran, ya silahkan lanjutkan.
Jadi, gue dulu itu punya semacam ‘genk’ gitu. Cuma buat gaul-gaul-an doang sih, karena waktu itu lagi jamannya nge-genk. Nama genknya agak jadul, bukan ‘agak’ tapi memang jadul. Best Fried Forever, eh salah, Best Friend Forever a.k.a BFF. Genk ini beranggotakan 5 orang, Gue, Ayu, Ima, Nisa dan Fujja. Genk ini isinya perempuan semua. Kita semua se-umuran, dan kita semua satu tempat tinggal. Satu komplek perumahan lebih tepatnya. Gue, Nisa, dan Puja ini udah temenan dari TK, dari kecil deh. Begitupun dengan Ima, hanya saja bedanya itu gue sama Ima bukan teman dari sekolah. Karena emang rumah gue dan rumah Ima itu dempetan alias sebelah-sebelah-an. Kalau Ayu… Ah, nggak tahu deh. Dia dapat nemu di samping tempat sampah masjid *ketawa jahat* *Abis ini di bully sama Ayu* Intinya, kami semua itu sudah kenal dan berteman dari sejak Ingusan.
Saat mulai beranjak usia SD, yaa.. sekitar kelas 4-5 SD lah. Mulai muncul beberapa ke nakalan, bukan beberapa sih. Tapi banyak. Mulai dari ngebully anak yang baru pindah ke komplek perumahan yang kami tinggali (FYI : Kami semua penghuni lama disini, jadinya yaa.. sok ngerasa berkuasa gitu deh, tapi itu dulu.). Berantem sama genknya Uyung di masjid. Musuh-musuh-an sama Dila dkk. Isengin guru ngaji. Maaaasih banyak lagi yang sekarang udah ilang dari ingatan.
Sekarang gue tidak pernah mengerti kenapa waktu dulu itu seneng banget ngebully anak baru. Bukan gue doang sih, sama yang lain juga. Nggak jahat-jahat banget kok, cuma nggak di ajak main sama di jauhin, terus di ledek-ledek-in gitu. Ini jahat nggak sih?
Berantem sama genknya Uyung, lagi-lagi gue nggak tau kenapa bisa sampai bertengkar sama mereka. Tetapi kalau bertengkar sama mereka ini hanya saat sedang berada di masjid, padahal genknya mereka itu isinya anak kecil semua. Lebih muda berapa tahun daripada kita, tapi kita sering banget berantem sama mereka. Pernah suatu saat, salah satu Ibunya dateng kerumah gue pas selesai shalat maghrib. Itu gara-gara saat selesai shalat gue menginjak tas yang berbahan dari kertas gitu. Ibunya bilang sampai sobek, tetapi saat itu gue nggak sobekin tas punya dia. Gue langsung menyuruh si Ibunya ini untuk kerumahnya Nisa, karena yang gue tahu, setelah gue yang injek tas itu di ambil sama Nisa. Daaaan, benar saja, Ibu itu langsung jalan kerumahnya Nisa yang tidak jauh dari rumah gue. Besoknya dia cerita kalau dia disamperin sama Ibu-Ibu itu. Dan sekarang kalau lagi flashback gitu, kita nyebut mereka itu‘Musuh Bebuyutan’. Sekarang sudah biasa-biasa aja sama mereka semua

Masih soal berantem dan musuh-musuh, pernah juga kita musuhan sama Dila dkk. Lengkapnya, Dila, Rika dan Syifa. Ah, lagi-lagi gue lupa kenapa bisa sampai musuhin mereka. Kalau tidak salah mereka bertiga juga nge-genk, Disyirik nama genknya. Kalau tidak salah sih begitu. Bahkan sampai kesalnya, gue pernah membuat fan page di Facebook pada tahun sekitar 2009-an itu ‘Disyirik Haters’. Tapi itu dulu, sekarang sih udah damai sama Dila dkk :p
---
Entah tahun berapa, ada seorang guru ngaji yang sering bukan sering banget kita isengin. Kalau yang gue ingat, dulu gue pernah mindahin motornya dari depan masjid ke samping masjid. Kalau yang lain pernah ada yang masukin jangkrik ke dalam tas guru ngaji itu. Bahkan, Egis <- Genknya Uyung, pernah mengambil hp guru itu terus dia membuka sms dan foto-fotonya. Ini parah banget! Hingga akhirnya guru itu berhenti mengajar, entah kenapa. Dan sekarang, kalau kita semua lagi kumpul dan mengingat masa itu selalu ketawa-ketawa. Betapa bangornya kami saat itu, haha

Masih berhubungan dengan masjid, dulu kita semua itu paling rajin ke masjid. Bisa disebut masjid itu basecamp kita. Karena setiap habis main, pasti ke masjid dulu. Kalau jajan, terus makannya di masjid. Selain itu, kita juga rajin shalat maghrib ke masjid. Sebelum shalat maghrib, kita biasanya beli jajanan dan di bawa ke dalam masjid. Lalu apa yang terjadi? Yak! Kita nggak shalat, malah makan sambil ngobrol ketawa cekikik-an! Dosa banget ya Allah
---
Tetapi itu semua kejadian beberapa tahun yang lalu. Sekarang kita semua udah pada tobat, dan kembali pada jalan yang lurus :p  Dulu kita nggak nakal-nakal banget kok, kita juga sering membuat acara positif. Salah satunya, mengadakan lomba dan mungutin sampah di sekitar rumah. Yaak! Nanti gue akan ceritakan di postingan selanjutnya. Untuk postingan yang sekarang sampai disini dulu ya! Sampai jumpa di postingan selanjutnya! Sekian dan terima kasih! Eh, tunggu. Kalau mau lihat penampakan kami waktu kecil, nih, lihat ke bawah.
 
Kiri ke kanan : Bella, Puja, Ima dan Gue. Ayu sama Nisa nggak ada:(( Yang paling pojok itu anak yang pernah kita bully :p

Jumat, 31 Januari 2014

Jamban Blogger Indonesia !!

Halo!! Siang ini gue mau bikin postingan khusus buat satu-satunya forum blogger yang sudah gue ikutin selama 4 bulan belakangan ini. Awalnya gue ketemu sama forum blogger ini pas lagi blogwalking, gue penasaran ketika melihat nama forumnya yang menurut gue 'unik'. Rada geli sih pas lihat namanya, langsung kebayang ada seseorang yang lagi jongkok dan.. ergh! *abaikan* Karena namanya yang 'unik' itulah alasan gue kenapa gabung disitu. Pas pertama kali masuk langsung disambut oleh penghuni disitu yang sudah lama jongkok dan mengeluarkan banyak tulisan di blognya masing-masing. Gue langsung nyaman, karena penghuni disana itu ramah-ramah. Jadi, sekarang gue ingin memperkenalkan kepada kalian forum blogger ini.

Jamban Blogger Indonesia. Yap! Begitulah nama forum blogger tersebut. Apa yang ada difikiran kalian ketika membaca ini? Geli? Jijik? Atau langsung penasaran dan mencari alamat websitenya di google? Kalau gue sih waktu itu rada geli sama jijik gitu, karena langsung kebayang 'Jamban' yang dipinggir kali gitu, hih. Eh eh, tapi ini bukan 'Jamban' yang seperti di pinggir kali itu. Okaaay, sekarang gue mau nge-review sedikit nih 'isi' dari forum ini, gue baru pertama kalinya nge-review beginian, eh bukan deng. Yang kedua tepatnya. Jadi kalau banyak yang salah-salah, maklumin aja ya. Mulai darimana nih? Gue mulai dari sini aja dulu ya..

Jadi, di forum jambanblogger.com ini  kalian bisa menaruh tulisan apa saja. Mulai dari Promosi postingan terbaru di blog, postingan tentang tutorial dan tips ada juga lomba blog atau biasa di sebut giveaway dan itu terangkum dalam salah satu forum category, yaitu Numpang Jamban . Ada juga tempat berbagi hasil karya seni masing-masing di Artwork . Hiw, ada yang kelewat satu category. Iya, forum category 'perkenalan'. Jadi, kalau ada penghuni baru wajib memperkenalkan dirinya. Biar kenal satu-sama lain, ya siapa tahu ada yang nyangkut. Lumayan kan, buat stok gebetan atau stok pelarian *eh

Oh iya, kalian juga kalau bergabung disini bisa menjadi terkenal loh. ditambah kita bisa mendapatkan predikat 'Blogger of the month' . Caranya gampang! Kalian tinggal update blog setiap malam sabtu dengan tema yang sudah ditentukan, gampang bukan?

Disini juga kalian bisa curhat loh! Iya, curhat. Kalian bisa curhat apa saja, bahkan disitu kalian juga bisa meminta pendapat kepada jambaners lainnya. Ada juga, Balkon. Jadi.. balkon itu tempat ngobrol bebas. Terserah kalian ingin membicarakan apa. Disitu juga ada member-member yang membuat thread semacam game gitu, jadi makin seru! Nah, buat kalian-kalian yang punya masalah sama blog atau tulisan, kalian juga bisa bikin thread di Tanya-Tanya .

Terus ada lagi nih, forum category 'Kopdar' alias kopi darat. Atau biasa disebut, 'Kumpul Keblog'. Nah, disana kalian bisa berbagi informasi seputar kopdar/kumpul keblog sesuai regionalnya masing-masing. Banyak loh kota-kota besar yang sudah sering mengadakan kumpul keblog seperti itu.

Belum lagi, ditambah fitur-fitur seperti notification, update status, chatting yang baru muncul satu bulan terakhir! Pokoknya nggak kalah keren dibandingkan social media yang lainnya. Bahkan kalau disini kita tidak hanya sekedar ber-main-main menghabiskan waktu, tetapi bisa sambil blogwalking menambah wawasan. Udah deh, kalau mau lebih jelas lagi langsung buka aja di jambanblogger.com . Buat yang belum daftar langsung daftar! Sekarang jambanblogger.com lagi ngadain giveaway dalam rangka 1 tahunnya berdiri Jamban Blogger. Mau tahu cara ikutannya? Klik disini! Oh iya, kalau kalian bertanya-tanya mengapa gue tidak menaruh satu-pun foto Jamban Blogger, jawabannya 'Sengaja', Iya gue sengaja biar kalian penasaran dan langsung terbang ke jambanblogger.com Jadi.. tunggu apa lagi? Segera daftar dan dapatkan keseruan tersendiri untuk diri kalian!

Okaaay, untuk penutupannya gue mau kasih harapan dan ucapan selama buat Jamban Blogger yang baru saja menginjak usia 1 tahun-nya itu. Happy Birthday 1st Jamban Blogger! Semoga yang jongkok di Jamban-nya makin banyak, isi dari Jamban Blogger makin bermutu. Semoga bisa jadi Forum Blogger utama di Indonesia ini! Sekali lagi, Happy Birthday 1st Jamban Blogger Indonesiaaaaaa!!

Rabu, 29 Januari 2014

Gangguan Tidur 'Sleep Paralysis'

Hai! Siang ini gue mau berbagi cerita tentang ‘sleep paralysis’, kalau bahasa sundanya  sih biasa di sebut ‘eurepeurep’, tetapi kebanyakan orang menyebutnya ‘ketindihan’. Awalnya gue tahu yang namanya tidur ‘eurepeurep’ itu dari salah seorang teman gue yang mengaku suka seperti itu jika tidak tidur dirumah sendiri. ‘eurepeurep’ itu katanya sih di tindih oleh makhluk ghaib gitu. Teman gue pernah bercerita seperti itu, dan gue tidak percaya. Hingga akhirnya gue percaya setelah mengalaminya sendiri.

---

Pertama kali gue ngerasain itu waktu lagi dirumah nenek di daerah Citayam, Depok. Waktu itu gue tidur di sofa. Karena memang hari itu dirumah nenek sedang sepi jadi gue memutuskan tidur di ruang tengah, dan gue cuma sendirian malam itu. Baru beberapa menit gue tidur, gue ngerasa ruang tengah itu jadi rame banget. Dan gue ngerasa di depan televisi itu lagi kayak ada yang ngerayain pesta ulang tahun (karena gue sempat melihat ada beberapa aksesoris untuk acara ulang tahun) Disitu gue berusaha bangun, tetapi tidak bisa. Gue ngerasa badan gue itu kaku banget, bahkan bukan hanya badan yang kaku, tetapi mulut gue juga kaku, nggak bisa teriak sama sekali, di tambah sesak nafas. Gue udah berusaha mengeluarkan suara, tetapi tetap saja mulut gue tidak mengeluarkan suara. Itu berlangsung lumayan lama, sekitar 1-2 menit. Dalam kondisi seperti itu 1-2 menit itu terasa lama. Hingga akhirnya gue bisa sadar dan melihat sekeliling bahwa ruangan itu sepi. Tidak ada satu-pun orang, disitu gue langsung keringetan dingin. Gue waktu itu nganggap ‘Oh, mimpi buruk. Tadi itu ngigo’ Disitu gue masih belum tahu bahwa itu adalah, fenomena ‘ketindihan’ Beberapa minggu kemudian, teman gue ada bercerita tentang ‘ketindihan’ itu lagi. Dan gue menceritakan yang pernah gue alami ke dia, dan dia bilang ‘Iya, berarti waktu itu lo ketindihan il’ . Disitu gue langsung diam, syok.

Yang kedua ini baru gue rasain tadi malam. Tidak jauh berbeda dari yang pertama, rasanya badan, mulut, tangan, kaki semuanya kaku. Leher seperti dicekik, sesak nafas. Malam itu gue tidur dengan posisi telentang dan tangan kesamping. Baru beberapa menit gue tidur, gue terbangun tetapi badan gue kaku. Tangan gue cuma bisa mengepal, kepala gue Cuma bisa bergerak sedikit, ada bayangan gelap yang menutupi wajah gue (entah efek lampu kamar yang mati atau bukan, tetapi gelapnya itu beda) gue berusaha manggil nyokap tetapi tidak bisa. Tetapi, disitu gue langsung ngerasa kalau gue lagi kena yang namanya ‘ketindihan’ dan gue makin merinding. Gue langsung istighfar berkali-kali (masih dalam keadaan reprepan) ,  dan berusaha tenang. Hingga akhirnya gue memaksakan kepala untuk berputar dan..’Ergh!’ gue mengeluarkan suara seperti itu dan tersadar, bangun. Gue lihat baru pukul 23.10, itu artinya gue baru tidur 10 menit. Disitu, keringat dingin mulai bercucuran, gue langsung menyalakan lampu kamar.

---

Karena gue penasaran tentang gangguan tidur ini, malam itu gue konsultasi sama google. Ternyata… itu bukanlah ‘ketindihan’ dengan makhluk gaib seperti yang sering dibicarakan oleh kebanyakan orang, melainkan itu memang gangguan tidur. Ya, jadi gini. Intinya, kabanyakan orang yang merasa ‘ketindihan’ itu adalah orang-orang yang kurang tidur, banyak fikiran, stres, dsb. Dan biasanya menyerang seseorang yang tidur dengan posisi telentang, ya, saat gue merasakan itu gue sedang tidur dalam posisi telentang. Jadi ternyata, tidur itu ada tingkatan-tingkatannya. Tingkat pertama, kita tidur masih setengah sadar. Tingkat kedua, kita tidur lebih dalam. Tingkat ketiga, kita tidur sudah mencapai tingkat yang paling dalam. Tingkat ke empat yaitu, Rapid Eye Movement (REM).

Jadi kalau yang terkena ‘ketindihan’ itu, harusnya kita masih berada di tingkat pertama, tetapi sudah melompat ke tingkat ke empat yaitu REM (alam mimpi). Contoh gampangnya gini, kita masih sadar tetapi sudah masuk ke alam mimpi. Nah, biasanya juga orang-orang yang mengelami gangguan tidur seperti itu suka berhalusinasi, ada yang mendengar suara, melihat sesuatu, atau bahkan tubuh itu seperti dibalut dengan kain hitam, ya seperti yang gue ceritain tadi. Tapi… gue sih sedikit lega ketika mengetahui bahwa gangguan tidur yang satu ini bukanlah ulah makhluk ghaib. Gangguan tidur seperti ini juga bisa dicegah dengan tidur yang teratur, tidak terlalu banyak fikiran, dsb. Intinya, gangguan tidur yang satu ini bukan ulah makhluk ghaib.

Sekian postingan siang hari ini, sampai jumpa di postingan selanjutnya! Oh iya, Ada yang pernah mengalami ini? Share yuk!

TV Indonesia? Ah!




Hai! Akhir-akhir ini lagi banyak berita-berita yang menyinggung soal dunia pertelevisian Indonesia, khususdi acara hiburan. Yap! Tahu dong maksud gue acara hiburan apa saja? Iya, yang ada goyang-goyang ngga jelas gitu, Sebenarnya bukan acara goyang-goyang seperti itu sih, ada juga acara FTV yang mengisahkan tentang kehidupan rumah tangga yang disiarkan pagi hari. Banyak yang tidak menyukai acara seperti itu, tetapi banyak juga yang menyukai acara tersebut dan ingin acara itu tetap ditayangkan. Setiap orang mempunyai tanggapan yang berbeda, seperti gue..
Sebelum menulis ini, gue sempat mampir kebeberapa fans page acara-acara seperti YKS, Pesbukers, dsb. Disitu yang berkeliaran tidak hanya lovers, tetapi haters. Setelah gue baca-baca karena ingin tahu kenapa sih mereka begitu menyukai acara-acara yang menurut gue ngga ada nilainya sama sekali.
Kalau dari sisi lovers itu sendiri, mereka menyukai acara tersebut karena itu acara hiburan yang menurut mereka ‘lucu’. Mereka juga suka acara seperti itu karena melihat perjuangan para artis yang tadinya orang ‘biasa’ bisa menjadi orang yang ‘terkenal’ karena usahanya sendiri.
Sedangkan dari sisi haters, mereka tidak suka karena acara itu merusak otak anak-anak kecil zaman sekarang. Contohnya nih, mereka mengikuti goyangan tersebut lalu ketika ada kata-kata ‘jos’ langsung….. ya begitulah, ngerti kan? Terus, haters juga tidak suka karena di dalam acara tersebut pasti terselip kata-kata yang nggak enak di dengar, seperti saling hina.
Menurut gue, kalau acara seperti itu masih ingin ditayangkan tetapi tidak menimbulkan banyak protes seperti sekarang caranya hanya 1 : Ubah jam tayang. Dijamin, haters akan berkurang jika acara-acara tersebut dipindah tayangkan menjadi tengah malam :p *ini bukan berarti gue setuju kalau acara seperti itu masih ada di televise Indonesia*
Satu lagi nih, bukan hanya acara hiburan saja yang sekarang-sekarang ini mengganggu *menurut gue*. Berita. Ya, acara berita di tv sekarang banyak ‘jelek’nya. Lihat saja kalau menonton acara berita, paling tidak beritanya tidak jauh dari Tawuran, narkoba, miras, pergaulan bebas, dsb. Dan gue tidak suka.
Gue heran sama KPI yang tidak langsung mencabut penayangan acara-acara tersebut, sudah banyak juga yang meminta untuk menghentikan acara tersebut. Padahal, ini menyangkut masa depan anak-anak di Negara ini. Kalau setiap harinya sudah diberikan tontonan seperti itu, bagaimana saat ia tumbuh dewasa nantinya? Gue yakin, kalau setiap harinya anak-anak kecil menonton tayangan seperti itu saat tumbuh besar nanti ia tidak akan jauh berbeda dari apa yang di tontonnya selama itu.
Gampang aja sih sebenarnya kalau kita tidak suka dengan acara tersebut, matikan tv. Atau kalau memang ingin mencari hiburan yang ‘bermutu’, download film sesuka hati. Kalau gue sih biasanya download film daripada nonton acara tv yang sekarang sudah berubah drastis!
Sampai disini dulu yaa, mata udah segaris nih. Sampai jumpa di postingan selanjutnya!

Jumat, 24 Januari 2014

Jadi Penulis itu...

Halo Halo!! Wah, malam ini di tempat gue tidak terguyur hujan. Kalian? :D Sekarang gue mau bahas tentang... baca judulnya apa? Nah itu... Jadi gini, pagi tadi gue abis di interview sama salah satu penulis yang sudah menghasilkan banyak buku. Salah satu bukunya yaitu 'Belajar Goblok dari Bob Sadino'.  Tahu siapa penulisnya? Namanya, Dodi Mawardi. Kebetulan Om Dodi itu teman Abi gue sewaktu masih ngantor di radio Smart FM. Jadi, kenapa gue bisa di interview sama Om Dodi? Jawabannya, gue mau masuk SMKI. Yaitu, Sekolah Menulis Kreatif Indonesia yang akan di mulai pada awal bulan Februari nanti. Dan ini angkatan pertama \o/ ! Kalian tahu bagaimana rasanya berbincang dengan seorang penulis? Grogi! Jujur aja, kaki gue gemeteran selama interview! Hahaha xD

Disitu gue ditanya seberapa besar keinginan gue sebagai seorang penulis, gue pun dengan mantap menjawab 'Pengen banget' dan Om Dodi-pun menjelaskan bahwa penulis itu banyak jenisnya. Contohnya, ghost writer dan co writer.
Ada salah satu ucapan Om Dodi yang bikin gue tersadar yaitu, "Jangan pernah bergantung hanya satu naskah" kurang lebih begitu kata-katanya. Ya, gue akuin. Terkadang kalau gue menulis untuk lomba pasti gue akan menunggu dan bergantung dengan naskah tersebut. Gue pernah mengalami hal tersebut.

Ada juga satu hal yang bikin gue berfikir ketika Om Dodi menceritakan bahwa kalau menulis itu tidak harus seperti apa yang kita inginkan. Maksudnya begini, contoh, gue sukanya itu nulis fiksi. Dan gue hanya fokus kepada tulisan fiksi yang hancur dan tidak pernah jadi. Nah, intinya sih, Om Dodi bilang kalau kita mentok di salah satu pilihan kita(fiksi) masih ada peluang yang lain. Seperti, menulis artikel di majalah atau Koran. Gue tidak pernah berfikir hal ini sebelumnya..

Menulis buku juga ada tren-nya, ya kayak misalnya dulu itu novel teen**t yang terkenal dengan novel remaja. Tetapi sekarang? Sudah tergeser dengan novel-novel remaja yang isinya lebih bermutu dari penerbit, Bentang Pustaka, Gagas Media, Bukune, Zettu dan sebagainya. Ya, gue juga sempat suka baca teen**t. Tetapi gue baru baca 1-2 buku terbitan teen**t itu dan cepat bosan.
Ada satu lagi yang masih melekat di fikiran gue dari apa yang siang itu di bicarakan; kalau mau jadi seorang penulis itu harus bertahap, bagaikan anak tangga. Agar nanti ketika jatuh tidak langsung jatuh kedasar dan memulai dari awal. Ngerti bahasa gue yang ini? Nggak? Sama gue juga tidak mengerti :| Kalian tentunya tahu artis-artis youtube kan? Kebanyakan dari mereka terkenalnya hanya 'sesaat' lalu menghilang begitu saja. Kurang lebih begitu sih..

Yaap! Sekian postingan gue malam ini, sampai jumpa di postingan gue selanjutnya! Babay :))


Copyright © 2014 Ailsaafh's Blog